68
Kasus Aktif Di Batam, 6 Kecamatan Zona Merah

Kasus Aktif Di Batam, 6 Kecamatan Zona Merah

Zona merah Covid-19 mendominasi persebaran kasus aktif di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Data terbaru menunjukkan ada 6 dari 12 kecamatan masuk zona merah.

Melansir data dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Batam, ada 72 kasus baru positif Corona pada hari ini, Rabu (9/2/2022). Rinciannya, 46 kasus bergejala, 15 kasus tanpa gejala, 1 konfirmasi perjalanan dan 10 konfirmasi kontak.

Total kasus aktif meningkat tajam menjadi 269 kasus, dengan probable Omicron sebanyak 111 orang, alias tidak terjadi penambahan.

Adapun enam kecamatan yang masuk zona merah yakni Batam Kota, Bengkong, Batuaji, Sagulung, Lubukbaja dan Sekupang. Sedangkan tiga kecamatan berada di zona oranye yakni Seibeduk, Nongsa dan Batuampar.

Untuk kecamatan di wilayah hinterland, satu kecamatan yakni Bulang masuk zona kuning. Sedangkan Belakangpadang dan Galang masih berada di zona hijau.

Lonjakan kasus ini juga disertai dengan peningkatan jumlah pasien yang menjalani isolasi mandiri dan isolasi di rumah sakit.

RSKI Galang menjadi rumah sakit yang menampung pasien terbanyak yakni 197 orang, disusul RS Awal Bros sebanyak 33 orang.

Sementara di RS BP Batam tercatat ada 6 pasien, RS Elisabet Lubuk Baja 5 pasien, RS Bhayangkara 6 pasien, RSUD Embung Fatimah 5 orang.

Lalu, RS Budi Kemuliaan 3 pasien, RS Sri Soedarsono, RS Graha Hermine, RS Keluarga Husada dan RS Hj. Bunda Halimah masing-masing 1 pasien. Serta, 10 orang menjalani isolasi mandiri.

Sejak tanggal 1 hingga 9 Februari 2022, Kota Batam telah mencatatkan 277 kasus positif Corona. Jumlah mendekati angka akumulasi sebulan pada September 2021 saat kasus Corona mulai menurun.

 

Untuk kecamatan di wilayah hinterland, satu kecamatan yakni Bulang masuk zona kuning. Sedangkan Belakangpadang dan Galang masih berada di zona hijau.

Baca Juga :  Ratusan Pelamar Lolos Administrasi Untuk Petugas Pemetaan BPS

Lonjakan kasus ini juga disertai dengan peningkatan jumlah pasien yang menjalani isolasi mandiri dan isolasi di rumah sakit.

RSKI Galang menjadi rumah sakit yang menampung pasien terbanyak yakni 197 orang, disusul RS Awal Bros sebanyak 33 orang.

Sementara di RS BP Batam tercatat ada 6 pasien, RS Elisabet Lubuk Baja 5 pasien, RS Bhayangkara 6 pasien, RSUD Embung Fatimah 5 orang. Lalu, RS Budi Kemuliaan 3 pasien, RS Sri Soedarsono, RS Graha Hermine, RS Keluarga Husada dan RS Hj. Bunda Halimah masing-masing 1 pasien. Serta, 10 orang menjalani isolasi mandiri.