Satu Unit Rumah di Jalan Tongkol Terbakar Akibat Korsleting Listrik

Anambas, Liputanwarta.com -Satu unit rumah yang terletak di Jalan Tongkol, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas terbakar akibat adanya korsleting arus listrik pada Rabu, 8 Maret 2023 malam.

Saat dikonfirmasi, Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Anambas, Ir. Agus Supratman membenarkan kejadian tersebut.

“Telah terjadi kebakaran milik salah satu rumah Pegawai Kemenag Anambas di Jalan Tongkol akibat adanya korsleting arus listrik pada meteran rumahnya,” jelas Agus, Kamis (09/03/2023).

Agus menjelaskan, kejadian tersebut diketahui oleh pihaknya saat salah satu masyarakat melaporkan adanya kebakaran pada pukul 23.37 WIB.

“Kita menerima laporan bahwa pada pukul 23.37 WIB telah terjadi kebakaran, dan setelah mendapat informasi tersebut, kita langsung mengerahkan tim untuk menuju lokasi, hanya butuh sekitar 4 menit dari petugas untuk menuju ke lokasi kejadian,” jelasnya.

Lanjut Agus, dengan tingkat kepedulian dan inisiatif masyarakat yang tinggi, api akhirnya berhasil di padamkan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan air.

“Sesuai dengan SOP, kita harus memadamkan api selama 15 menit, dan karena kita dibantu dengan warga, akhirnya api tersebut berhasil dipadamkan tidak sampai 15 menit,” sebutnya.

Dikesempatan yang sama, Ia juga berpesan kepada masyarakat apabila terjadi kebakaran akibat korsleting listrik, diharapkan untuk tidak menggunakan air dalam memadamkan api.

“Api yang disebabkan karena korsleting listrik tidak bisa dipadamkan menggunakan air, karena apabila dari PLN belum mematikan saluran listrik di wilayah kebakaran, maka penggunaan air dapat memperburuk kondisi kebakaran, maka kami sarankan lebih baik menggunakan Racun Api atau APAR,” ujar Agus.

Akibat kejadian tersebut, tidak ada memakan korban jiwa, namun kerugian materil yang ditaksir dari kebakaran mencapai kurang lebih 10 Juta Rupiah.

Baca Juga :  AGP Memberikan Bantuan Peralatan Penanganan Covid Untuk BPBD Anambas

“Kita menghimbau kepada masyarakat apabila ingin meninggalkan rumah, harap memastikan kondisi meteran ataupun peralatan listrik dalam kondisi non aktif atau mati,” pungkas Agus. (Red)