Jenazah Laki-Laki Ditemukan Nelayan di Perairan Desa Liuk

Anambas, Liputanwarta.com -Seorang jenazah laki-laki yang diduga berinisial S berumur 55 tahun ditemukan di Perairan Desa Liuk, Kecamatan Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas oleh salah satu nelayan bernama Apandi yang hendak pergi memancing, Selasa (27/09/2022).

Penemuan jenazah tersebut juga dibenarkan oleh Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Syafrudin Semidang Sakti, melalui Kapolsek Palmatak, IPTU Muhammad Jamil melalui Pers Rilisnya.

“Ditemukan seorang mayat laki-laki yang terapung di Perairan Desa Liuk dengan jarak kurang lebih 1 Kilometer dari Pulau Mapet,” ujar Jamil.

Jamil menuturkan, identitas mayat tersebut merupakan salah satu warga Desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah yang pergi berpamitan dengan keluarganya untuk pergi mencari sotong.

Namun hingga 24 jam, korban tak kunjung pulang kerumah sehingga keluarga korban panik dan meminta bantuan kepada pihak terkait.

“Dari pengakuan keluarga korban, pada Senin, 26 September 2022 korban berpamitan untuk mencari sotong, dan biasanya korban mencari sotong disekitar Perairan Desa Air Asuk hingga Pelabuhan Roro, serta sebelum waktu dzuhur korban pasti sudah pulang kerumah, namun pada hari itu, sudah 24 jam tetapi korban belum pulang sehingga keluarga korban panik,” jelas Jamil.

Lanjut Jamil, kronologi ditemukannya jenazah S bermula ketika Apandi yang sedang memancing menemukan sesuatu seperti bentuk manusia yang terapung dalam kondisi terlungkup.

“Apandi yang mengetahui hal tersebut langsung melaporkan kepada pihak berwajib dan langsung dilakukan evakuasi oleh Tim,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan dari pihak Puskesmas Desa Air Asuk, jenazah S diketahui meninggal dikarenakan kekurangan oksigen, serta memiliki penyakit asma dan gangguan jiwa.

Dikesempatan yang sama, Jamil berpesan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati ketika melakukan aktifitas dilaut, mengingat kondisi cuaca yang sedang tidak bersahabat saat ini. (Red)

Baca Juga :  Anggaran Pusat Untuk Pembangunan Natuna Dan Anambas Terus Diupayakan